, , ,

    -Assalam mualaikum wr. wb...Terkadang kita lupa dengan janji ataukah kita lalai dengan tugas dan kewajiban maka Menjelang Ramadhan, Jibril a.s pernah berdoa Ya ALLAH, abaikan puasa umat Muhammad bila sebelum masuk Ramadhan tidak memohon MAAF pada kedua Orang tuanya, keluarganya & orang-orang sekitarnya lalu Rasul SAW mengamini sampai 3x.
    Untuk itu saya beserta keluarga mohon maaf jika
    -Terselip khilaf dalam canda
    -Tergores luka dalam tawa
    - Terbelit pilu dalam tingkah
    - Tersinggung rasa dalam bicara
    .Mari kita awali ramadhan tahun ini dengan QALBUyg bersih ... Amiin Amin Amin Ya Robbal..alamin'
    Mohon Ma2f lhir batin..........Marhaban ya Ramadhan.

    Saya dari kelurga besar:
    Panguyuban Sang Muslim
    Mengucapkan "MARHABAN YAA RAMADHAN 1436H"
                                                
    memohon maaf untuk...
    ✔Lisan yang tdk berkenan...
    ✔Janji yang terabaikan...
    ✔Hati yang berprasangka, dan
    ✔Semua sikap yang menyakitkan...   .
    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا
    كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ ķتَتَّقُونَ                       
    Maaf lahir dan batin=-)< ����
    #sbc, fredc

    , , , ,

    Bulan suci Ramadhan Tahun ini jatuh pada tanggal 06-juni 2016
    Menurut✍PAPD I(Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam) Dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan
    *Tips lancar Jalani Shaum/Puasa*
    secara umum untuk seorang berusia lanjut dan juga semua kalangan.

    Mudah2an bisa bermanfaat.

    1 ● Saat *Sahur* usahakan untuk *membatasi asupan teh dan kopi*  Pasalnya, dua asupan tsb membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.

    2 ● Sangat *dianjurkan mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi* Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.

    3 ● Saat *Tajjil/Awal berbuka puasa* dianjurkan untuk mengonsumsi *Kurma** karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium. Dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.

    4 ● Mengonsumsi pisang saat *Ifthor/berbuka* sangat baik bagi tubuh Anda, sebab *pisang* merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.

    5 ● *Batasi makanan yang digoreng saat berbuka*, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, cc koroner dan hipertensi.

    6 ● *Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula*. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.

    7 ● *Konsumsi Air atau jus buah* antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.

    8 ● *Hindari terlalu banyak minum Es*, karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

    Selamat menunaikan ibadah Shaum dan ibadah lainnya di bulan Suci  Ramadhan.... *Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu' serta ikhlas menjalankannya, Bertambah Iman Ilmu Amal yg di Ridhoi oleh Allah SWT* >...Aamiin Ya Robal Alamin

    MARHABAN YAA RAMADHAN,
      ��

    , ,

    *بِسْــــــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْــــــــــــــم*ِ

    *Assalamu'alaikum wr wb...*
    Tak terasa Bulan Ramadhan segera tiba, bulan yang penuh rahmat dan ampunan, bulan yang selalu dirindukan umat muslim...

    _Yaa Allah, yaa Robb, pemilik semuanya, izinkan kami menyambut bulan mulia-Mu dengan hati bersih, tiada yang dilukai / melukai, sehingga kami dapat menjalani hari demi hari dengan ikhlas dan ketulusan hanya karena mengharap rahmat, hidayah dan ampunan-Mu yaa Allah..._

    *Mohon Мα'αƒ lahir batin, atas segala khilaf dan salah baik yang sengaja maupun tidak*

    *مَرْحَباً ياَ شَهْر رَمَضاَن.*

    Ilham & Keluarga

    , ,

    Dia tak se tinggi Kerinci 3.805
    Dia tak se Cantik Rinjani 3.726
    Dia tak se beku cartenz pyramid 4.884
    Dia juga tak se perkasa Semeru 3.676.   
    Dia hanya diberi ketinggian 1.437 tahun ini ....
    yaa....
    dialah Ramadhan....
    namun untuk mencapai puncak nya tidak lah mudah , harus melalui perjalanan selama 1 bulan penuh tanpa berhenti , dan terdapat halangan dan  rintang yg lebih sulit dari pada yang lainya untuk di lalui...
    sekarang saatnya kita menganti
    topi rimba dengan kopiah/mukenah ..
    kompas dengan tasbih,
    peta dengan Al-Qur'an,
    Matras dengan sajadah,
    Dan menjadikan mesjid sebagai tenda  sebelum datangnya bulan penuh berkah dan bulan penuh rahmat di bulan nan suci....

    Mohon maaf lahir dan batin...
    salam rimba dan salam lestari dan selamat menunaikan ibadah puasa.
    *RAMADHAN 1437H*

    مرحبا يا رمصان

    _____________
    K E U T A M A A N
    P   U   A   S   A    D A N
    O  R  A  N  G    Y  A  N  G
    B    E    R    P    U    A    S    A
    ***********************

    # Allah Tabaraka
    wa Ta'ala berfirman,

    "WAHAI ORANG-ORANG
    YANG BERIMAN! DIWAJIBKAN
    ATAS KAMU BERPUASA,
    SEBAGAIMANA DIWAJIBKAN
    ATAS ORANG-ORANG
    SEBELUM KAMU, AGAR
    KAMU BERPUASA."

    (QS. Al-Baqarah : 183)

    # Dalam Hadits Shahih
    Qudsi. Dari Abu Hurairah
    Radhiyallahu 'anhu,
    dari Rasulullah shallallahu
    'alaihi wa sallam bersabda,

    "ALLAH TA'ALA BERFIRMAN:
    'SETIAP AMALAN ANAK
    ADAM ITU MILIK DIRINYA,
    KECUALI PUASA.
    PUASA ITU UNTUK-KU
    DAN AKU YANG AKAN
    MEMBALASNYA.
    SUNGGUH, BAU MULUT
    ORANG YANG BERPUASA
    LEBIH WANGI DI SISI ALLAH
    DARI PADA AROMA KESTURI.'"

    (HR. Al-Bukhari, X/5927,
    HR. Muslim II/161,
    HR. Ahmad, XI/7775 dan
    HR. An-Nasa'i, IV/164)

    _________________
    U l a s a n   p e r t a m a :
    *********************
    Kata :
    "A s h - S h a u m"
    ( p   u   a   s   a )
    Atau :
    "A s h - S h i y a a m"

    • Secara Etimologi
    (bahasa) artinya ialah
    bermakna :

    "M e n a h a n   D i r i."

    •Sedangkan secara
    Terminologi (syariat),
    Artinya ialah :

    "M e n a h a n   D i r i
    Dengan Niat tertentu untuk
    Tidak makan dan minum,
    Tidak mengeluarkan air mani,
    Tidak dan muntah dengan
    sengaja yang dimulai dari
    terbit fajar hingga matahari
    terbenam."

    PUASA tergolong kewajiban
    syariat yang tegas.
    Hal ini berdasarkan Nash
    Al-Qur'an, As-Sunnah,
    dan Ijma' Umat,

    "BULAN RAMADHAN ADALAH
    (BULAN) YANG DI DALAMNYA
    DITURUNKAN AL-QUR'AN,
    SEBAGAI PETUNJUK BAGI
    MANUSIA DAN PENJELASAN-
    PENJELASAN MENGENAI
    PETUNJUK ITU DAN PEMBEDA
    (ANTARA YANG HAQ DAN
    BATHIL). KARENA ITU,
    BARANG SIAPA DI ANTARA
    KAMU ADA DI BULAN ITU,
    MAKA BERPUASALAH."

    (QS. Al-Baqarah : 185)

    _______________
    U l a s a n   K e d u a :
    *******************
    Kata :
    "K h a l u u f u n"
    (bau mulut orang puasa).
    Ada kalimat:
    "K h a l a f a   f u u h u."
    (artinya bau mulut orang
    Itu berubah / berbau)

    Maknanya adalah
    Bau mulut orang yang
    berpuasa (berbau),
    Lebih Wangi di sisi Allah
    Daripada Aroma Kesturi.

    _______________
    U l a s a n   K e t i g a :
    *******************
    "K a r e n a   P u a s a   i t u
    u n t u k - K u   d a n   A k u
    y a n g   a k a n   m e m b a l a s
    - N y a. "

    Al-Hafizh Ibnu Hajar
    Al-Atsqalani Rahimahullah
    Ta'ala menerangkan dalam
    Fat-hul barrin
    Dan menuturkan bahwa,

    "Para ulama berbeda
    Pendapat dalam
    memaknai Firman-Nya.
    Mengingat seluruh Amal
    Ibadah memang untuk Allah,
    dan Dia pula yang akan
    Membalas semua itu.

    Dan, ada 10 pendapat
    Ulama  terkait hal ini,
    yakni :

    1. RIYA TIDAK TERJADI
    Pada Ibadah puasa,
    tidak seperti halnya
    sifat ini terjadi pada
    Ibadah yang lain.

    2. HANYA ALLAH
    Yang mengetahui kadar
    Pahala dan pelipatgandaan
    kebaikan amalan ini.

    3. PUASA ITU
    Ibadah yang paling
    disukai dan utama
    di sisi-Nya.

    4. PENYANDARAN
    (idhafah) Puasa kepada
    Allah Ta'ala tidak lain
    bertujuan memuliakan
    dan mengagungkannya.
    Sama seperti kata,
    'Baitullah' (rumah Allah),
    Meski seluruh rumah
    hakikatnya milik Allah.

    5. TIDAK BUTUH
    Kepada makanan dan
    Pemuas syahwat lainnya
    ialah Sifat Rabb 'Azza wa
    Jalla, Saat orang puasa
    mendekatkan diri dengan
    Amalan yang sesuai dengan
    sifat sifat ilahi, maka Allah
    pun menyandarkan ibadah
    ini kepada-Nya.

    6. SAMA SEPERTI
    MAKNA DI ATAS
    hanya saja ditujukan
    kepada Malaikat, karena
    tidak butuh makan dan
    Pemuas syahwat juga
    merupakan sifat mereka.

    7. PUASA ADALAH
    Ibadah yang murni untuk
    Allah Ta'ala. Manusia tidak
    punya bagian dari ibadah
    yang mulia ini.

    8. PUASA TERGOLONG
    Ibadah yang tidak dijadikan
    sebagai sarana untuk
    menyembah kepada selain
    atau menyukutukan Allah.
    Ini berbeda dengan shalat,
    sedekah, thawaf, dan
    Ibadah semacamnya.

    9. SELURUH AMAL
    Ibadah digunakan untuk
    menggantikan kezhaliman
    yang dilakukan seseorang
    terhadap orang lain,
    kecuali Puasa.

    10. PUASA MERUPAKAN
    Ibadah yang tidak terlihat
    sehingga tidak dicatat oleh
    para Malaikat pencatat amal,
    Ia tidak sebagaimana
    dicatatanya amalan-amalan
    yang lain.

    {{{ Al-Hafizh Ibnu Hajar
    Al-Atsqalani rahimahullah
    kemudian mendiskusikan
    dan membantah dalil-dalil
    para pengusung Sepuluh Pendapat ini.
    lalu dia menguatkan
    Pendapat yang Pertama
    dan Kedua.

    Setelah menyebutkan
    pendapat kedua, yaitu:
    "Wallahu Ta'ala A'lam
    Pahala dan Pelipatgandaan
    kebaikan puasa ini.
    ia pun menukilkan
    Penjelasan dari
    Al-Qurthubi rahimahullah :

    "Maknanya, Ukuran Pahala
    Semua Amal sudah diketahui
    Manusia, yaitu dilipatgandakan.
    Mulai dari 10 hingga 700 X lipat,
    Bahkan hingga jumlah yang
    dikehendaki Allah Ta'ala;
    Kecual Puasa, karena Allah
    membalasnya tanpa batasan
    tertentu."}}}

    (Lihat Fat-hul barri bab Shaum
    Oleh Ibnu Hajar Al-Atsqalani
    Rahimahullah. Penukilan dari
    Kitab Syarah Shahih Al-Hadits
    Al-Qudsiyah, hal. 182-183;
    Oleh Syaikh Ishabuddin
    Ash-Shababithi Rahimahullah)

    Maraji:
    - HR. Bukhari.
    - HR. Muslim.
    - HR. An-Nasa'i.
    - HR. Ahmad.
    - Syarah Shahih Hadits Qudsi.
    - Fat-hul barri.

    ~ Wallahul Musta'an ~

    (Muhammad Fauzan
    As-Sinany As-Salafy)


Top