, , , ,

    Jakarta - Tepat di Hari Pahlawan, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menghirup udara bebas. Antasari bebas setelah mendapatkan remisi 53 bulan 20 hari karena berkelakuan baik sepanjang di dalam Lembaga Pemasyarakatan.

    "Nanti saya keluar dari situ (pintu), lalu saya bergeser ke situ untuk konferensi pers," ujar Antasari dalam perbincangan dengan detikcom, di LP Tangerang, Rabu (9/11/2016).

    " Setelah itu jalan naik mobil ke rumah. Nanti kita ketemu di rumah," sambungnya.

    Antasari mengaku antusias dapat kembali berkumpul dengan keluarga. Dirinya pun ingin menenangkan diri beberapa bulan terakhir di rumahnya.

    "Pastilah perasaan senang karena kembali ke keluarga yang sekian tahun saya tinggalkan. Makanya 2-3 bulan saya ingin menyesuaikan dulu dengan keadaan," ucap Antasari.

    Sementara Kalapas Tangerang, Arpan menuturkan selama di dalam pemasyarakatan Antasari selalu berkelakuan baik. Sehingga mantan Ketua KPK tersebut selalu mendapatkan remisi.

    "Kalau dihitung dengan remisi 53 bulan 20 hari, maka sudah cukup untuk dapat pembebasan bersyarat," kata Arpan.

    Antasari telah menjalani setengah dari masa pidana. Oleh karena itu dia mendapatkan hak pembebasan bersyarat.

    "Iya nanti setelah upacara hari pahlawan dia keluar," pungkasnya.

    , , , , , , , ,

    Jakarta Mediasangmuslim.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
    Antasari Azhar pagi ini akan bebas secara bersyarat dari Lembaga Permasyarakatan Tangerang pada pukul 10.10 WIB.
    Dan Antasari Azhar Memberikan Penjelasan Kepada
    Bagaimana perjalanan sosok pria 63 tahun tersebut dari dari awal mula kasus dugaan pembunuhan, dijatuhkan hukuman 18 tahun, hingga akhirnya akan bebas bersyarat?

    Antasari dianggap menjadi otak pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen pada Maret 2009. Motifnya adalah cinta segi tiga antara Antasari-Rani-Nasrudin. Antasari curhat ke Sigit Haryo Wibisono dan kemudian Sigit meminta bantuan perwira menengah Kombes Wiliardi Wizard. Setelah itu, Williardi mencari tim eksekutor yaitu Edo, dan kawan-kawan.

    Dia pun dinilai bersalah di semua tingkatan hukum. Dari 3 hakim tingkat pertama, 3 hakim tingkat banding dan 8 hakim agung, satu hakim agung yang memutuskan Antasari Azhar bebas murni dan tidak terlibat kasus pembunuhan tersebut. Hakim agung itu adalah Prof Dr Surya Jaya yang menyatakan bahwa benar Antasari pernah curhat soal kasusnya dengan Sigit Haryo. Tetapi tidak ada satu pun kata dan kalimat yang menyuruh Sigit Haryo Wibisono untuk menghabisi nyawa Nasrudin. Akhirnya, Antasari dihukum 18 tahun penjara.

    Salah satu misteri kematian Nasrudin adalah baju yang ia pakai saat tertembak. Setelah tertembak, Nasrudin dibawa ke RS Mayapada untuk ditangani dan diteruskan ke RSCM. Tapi hingga hari ini, baju Nasrudin itu tidak pernah sampai ke persidangan, padahal merupakan bukti kuat di kasus ini. Antasari pun menggugat RS Mayapada dan masih diproses di tingkat kasasi.

    Kini, setelah 7 tahun berlalu, Antasari akan menghirup udara segar. Pihak pengacara dan keluarga telah menyiapkan kejutan khusus. Surat keputusan pembebasan bersyarat juga telah berada di kantong Antasari.

    "Kalau kami dari pengacara akan menyiapkan rebana saat lepas nanti," ujar pengacara Antasari, Boyamin Saiman saat dihubungi detikcom, Selasa (8/11/2016).

    Antasari mengaku selepas dari bui tidak akan langsung terjun dengan dinamika hukum nasional, tetapi beristirahat terlebih dahulu. Istri Antasari Azhar, Ida Laksmiwati memiliki rencana bisa kumpul bersama dengan sang suami sehingga Antasari bisa istirahat selepas bebas dari Lapas Tanggerang.

    "Pembebasannya seperti biasa. Mudah-mudahan kembali tiba dengan selamat di rumah, bapak bisa istirahat dulu," ujar Ida saat berbincang, Rabu (9/11/2016).

    Sebagai salah satu syarat pembebasan Antasari, Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kanwil Banten, Dadan mengatakan Antasari diwajibkan untuk melapor ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) satu bulan sekali.

    "Wajib lapor, sampai dia selesai bebas. 1 bulan sekali. Itu lapor diri secara fisik. Nanti kita yang kontrol," ujar Dadan di Jalan KH Fatah Hasan, Ciceri, Kota Serang, Rabu (9/11/2016).

    Kemudian, Kuasa Hukum Antasari Boyamin Saiman menyambangi Mahkamah Agung (MA) untuk mengecek apakah rekomendasi grasi sudah dikirimkan ke istana atau belum. Dia menyatakan bahwa surat pertimbangan atas grasi Antasari telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

    "Ya barusan dikirim ke presiden tapi belum tahu sudah diterima di sana apa belum," terang Boyamin di Geudng MA, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).

    Antasari sendiri memiliki banyak rencana sekeluarnya dari Lapas Tangerang. Salah satunya dengan umroh untuk meminta petunjuk menentukan sikapnya.

    "Nanti sekitar Januari saya mau umroh. Setelah umroh saya mau menentukan sikap. Nanti saya umroh di sana saya istikharah, minta petunjuk menentukan sikap, kemana saya (harus melangkah)" ujar Antasari di Lapas Tangerang, Rabu (9/11/2016). (Ach/Net)

    , , , , , , ,

    Jakarta Mediasangmuslim.com - Mengungkap Fakta Di balik Politik,Banyak di antara Para Ulama Dan Ustad yang sudah tergadaikan Dengan Dunia,ada yang bermain Politik dan menjatuhkan sebagian Golongan demi melindungi sebagian yang lain,ada pula yang bahu membahu dalam keadaan yang munkar,Allah swt pun telah Menjawab Kejadian ini dalam surat (QS. At-Taubah: Ayat 1) .
    Allah SWT berfirman:

    بَرَآءَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖۤ اِلَى الَّذِيْنَ عَاهَدتُّمْ مِّنَ الْمُشْرِكِيْنَ  
    "(Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka)."
    (QS. At-Taubah: Ayat 1)

    Allah SWT berfirman:

    اِشْتَرَوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِ ثَمَنًا قَلِيْلًا فَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِهٖ    ؕ  اِنَّهُمْ سَآءَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
    "Mereka memperjual belikan ayat-ayat Allah dengan harga murah, lalu mereka menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Sungguh, betapa buruknya apa yang mereka kerjakan."
    (QS. At-Taubah: Ayat 9)

    Para Ulama saling mengeluarkan argumen argumen untuk pembelaan mereka,dengan membawa ayat-ayat dan Tafsiran mereka untuk membenarkan hal tersebut,Namun tahu kah kalian bahwa Allah swt,Telah Berfirman dalam surat QS. At-Taubah: Ayat 9.

    , , , ,

    KH HASYIM MUZADI:
    ADA SKENARIO BESAR SEDANG DISUSUN UNTUK MELEPASKAN AHOK DARI TUNTUTAN PENISTAAN AL-QUR'AN

    Saat ini ada upaya untuk menciptakan opini secara terus menerus bahwa calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak menistakan agama.

    Demikian dikatakan mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi (09/11). “Kita masih menunggu hasil finalnya. Hasil finalnya tersebut bergantung siapa yang dimintai pendapat dan fatwanya oleh pihak kepolisian. Semoga akan selaras dengan keputusan MUI,” papar Kiai Hasyim.

    Kiai Hasyim menegaskan, fenomena demonstrasi 4 Nopember 2016 secara lahiriah dipimpin oleh beberapa tokoh agama yang merasa terpanggil untuk membela kesucian kitabnya. Namun jumlah yang hadir membuktikan adanya kekuatan (energi spriritual) yang dahsyat dari pengaruh Al-Quran tersebut.

    “Hal ini dapat dibuktikan para pemimpin yang melakukan demo atau mengumpulkan massa, tanpa dorongan spiritualisme tersebut tidak mungkin dapat menggerakan umat yang berjumlah jutaan. Mereka berjalan dengan damai, tertib dan siap untuk berkorban. Sehingga sesungguhnya tidak perlu dicari dalangnya, provokator atau siapa yang membayar,” kata Kiai Hasyim
    Menurut Kiai Hasyim, provokator dan penyandang dana bayaran setingkat apapun tidak akan mampu menggalang kekuatan seperti demonstrasi 4 November. Yang ada, pihak yang ‘menempel’ gelombang besar untuk kepentingannya, bukan kemampuan menciptakan gelombang itu sendiri.

    Kata Kiai Hasyim, kedahsyatan energi Al Quran tersebut hanya bisa dimengerti, dirasakan dan diperjuangkan oleh orang yang memang mengimani Al Quran. Tentu sangat sulit untuk diterangkan kepada mereka yang tidak percaya kepada Al Quran, berpikiran atheis, sekuler dan liberal.

    “Karena mereka jangan lagi memahami energi Al Quran, menerima Al Quran pun belum tentu bisa. Sehingga perdebatan antara keimanan kepada Al Quran dan ketidak percayaan kepada Al Quran hanya akan melahirkan advokasi bertele-tele dan berbagai macam rekayasa,” papar Kiai Hasyim.

    , , , , ,

    Jakarta Mediasangmuslim.com -Presiden Joko Widodo dijadwalkan menerima sejumlah tokoh organisasi masyarakat Islam pada Rabu (9/11/2016) sore.

    Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pertemuan itu akan dilaksanakan di Istana Merdeka pada pukul 16.30 WIB.

    Agenda pertemuan ini terbilang mendadak.
    Sebab, agenda pertemuan baru dirilis pada Rabu siang.
    Sementara itu, dalam agenda resmi Presiden yang keluar sejak Rabu dini hari, agenda pertemuan itu tidak tercantum.

    Belum diketahui pasti ormas Islam mana yang akan diterima oleh Presiden.
    Hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai hal tersebut.
    Presiden Jokowi sebelumnya sudah menemui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pengurus Pusat Muhammadiyah.
    Pertemuan tersebut dilakukan pasca-aksi unjuk rasa sejumlah ormas Islam dan masyarakat yang mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Menurut rencana, unjuk rasa susulan akan digelar pada 25 November 2016

    Presiden Joko Widodo dijadwalkan menerima sejumlah tokoh organisasi masyarakat Islam pada Rabu (9/11/2016) sore.

    Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pertemuan itu akan dilaksanakan di Istana Merdeka pada pukul 16.30 WIB.

    Agenda pertemuan ini terbilang mendadak. Sebab, agenda pertemuan baru dirilis pada Rabu siang.

    Sementara itu, dalam agenda resmi Presiden yang keluar sejak Rabu dini hari, agenda pertemuan itu tidak tercantum.

    Belum diketahui pasti ormas Islam mana yang akan diterima oleh Presiden. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai hal tersebut.

    Presiden Jokowi sebelumnya sudah menemui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pengurus Pusat Muhammadiyah.

    Pertemuan tersebut dilakukan pasca-aksi unjuk rasa sejumlah ormas Islam dan masyarakat yang mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Menurut rencana, unjuk rasa susulan akan digelar pada 25 November 2016.

    Presiden Jokowi Tak Akan Intervensi Kasus Ahok
    Pasca unjuk rasa besar-besaran di ibukota jakarta 4 November lalu, Presiden Joko Widodo giat bertemu pimpinan kelompok organisasi keagamaan dan unsur TNI-Polri.

    Selasa pagi (8/11) Presiden Joko Widodo mengumpulkan 600 perwira tinggi Polri.

    Facebook Google+ LinkedIn Pinterest Tumblr Twitter
    Direct Link

    Embed Code Video

    <iframe src='//players.brightcove.net/4386485688001/HJJRA1yq_default/index.html?videoId=5202111321001' allowfullscreen frameborder=0></iframe>

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyatakan, upaya Presiden Joko Widodo menemui sejumlah organisasi masyarakat keagamaan dan tokoh agama usai unjuk rasa pada 4 November 2016, merupakan langkah positif.

    Lukman mengatakan, Presiden memang biasa menemui sejumlah tokoh agama saat berkunjung ke daerah.

    "Ya, itu tentu cara beliau, cara Bapak Presiden untuk bagaimana tetap menjaga silaturahim dengan tokoh agama dan beliau biasa, tidak hanya disini (Jakarta), tapi kalau ke daerah beliau juga menemui beberapa tokoh agama," kata Lukman saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

    Lukman menambahkan, langkah yang dilakukan Presiden itu sangat baik untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi situasi setelah unjuk rasa 4 November.

    Dengan adanya penyamaan persepsi, maka para ulama yang suaranya didengar umat Islam, bisa berkontribusi untuk menyerukan pesan damai yang membuat suasana semakin kondusif.

    "Saya pikir itu sesuatu yang positif untuk bagaimana menyamakan persepsi di antara bapak Presiden dengan tokoh-tokoh agama," lanjut dia.

    Kepala Negara sebelumnya melakukan konsolidasi pascaunjuk rasa sejumlah ormas Islam yang mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Presiden Jokowi mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Pertemuan tersebut digelar tertutup.

    , , , ,

    Mediasangmuslim.com Jakarta - Status Ustad Abu Jansal Al-Boliwudi Sungguh sangat di sayangkan Beliau Bergelar Ustad namun Tidak Memahami Agama Dan Tauhid Dan Keislamannya dan Ke imanannya Mesti di Pertanyakan,Membaca Status Dari Akun Facebook Ustad Abu Jansal Al-Boliwudi sungguh sangat Tidak masuk akal dia yang menyebut dirinya ustad ko menulis hal seperti ini:

    ANGKA TAK PERNAH BERBOHONG

    Sila pertama Pancasila adalah "Ketuhanan yang Maha Esa", artinya Indonesia adalah negara SEKULER ISLAMI karena falsafah negaranya mewajibkan umat Muslim untuk menyembah Allah.

    Ideologi Republik Indonesia tidak perlu di-islamkan lagi karena sudah cukup islami. Pancasila adalah HUKUM ALLAH SWT di bumi. Melawan Pancasila berarti melawan Allah, habis cerita.

    Maka ketika seorang Pemimpin Non Muslim dipilih oleh rakyat untuk memimpin rakyat yang mayoritas Muslim adalah SAH HUKUMNYA kaena dinaungi oleh falsafah islami Pancasila hukum Allah di bumi.

    Apalagi bila pemimpin non muslim tersebut menegakkan Syariat Islam menutup 2 lokalisasi besar yang mana seluruh pemimpin muslim sebelumnya TIDAK MAMPU menutupnya.

    Matematika adalah kejujuran absolut karena angka tidak akan pernah berbohong.

    اللّهُمّ صَلّ عَلَى مُحَمّدٍ وَآلِ مُحَمّدٍ
    Ustad Abu Janda al-Boliwudi

    * siap-siap dituduh cina kapir, liberal kuminis, kresten syiah, misionaris ahok center, antek wahyudi, mahluk planet Namec, agen illumi nasi free mesen pulang bayar

    (Net)

    https://m.facebook.com/ustadabujanda/photos/a.1605016799741873.1073741828.1604935879749965/1701242513452634/?type=3

    dan banyak juga netizen yang menyerang beliau dengan kata kata tidak pantas lantaran beliau seolah olah menghina umat muslim dan ulama.
    ada pun salah satu Netizen membalas TS dari ustad Abu Jansal Al-Boliwudi

    Kritik utk Abu Jandal

    Agus Nizami

    Ini menyesatkan. Menghina Muslim. Menghina Ahlul Bait. Sambil memuja2 orang kafir.
    Masalah FPI memberantas pelacuran jalanan itu sudah berulangkali terjadi. Cuma gara2 ini, orang banyak menuding FPI anarkis, dsb.

    Anggota FPI itu terbatas dari jumlah dan senjata. Beda dgn Ahok yg bisa mengerahkan Satpol PP, Polisi, hingga tentara dgn jumlah lebih dari 5000 personel. Tak heran ada anggota FPI yg dibacok.

    Apa Ahok benar2 mau menutup tempat pelacuran? Tidak juga. Buktinya tempat2 pelacuran seperti Alexis, Mangga Dua, Blok M, dsb tetap berdiri. Yang digusur Ahok itu cuma yg berlokasi di jalur hijau. Tanah milik pemerintah. Ada pun yg bukan di jalur hijau tidak digusur.

    Ahok menggambarkan pelacuran itu seperti kotoran manusia. Kalau di tempat umum kan jelek. Tapi kalau dibuatkan toilet khusus atau tempat khusus pelacuran, kan bagus. Begitu. Ahok justru mau mendirikan tempat pelacuran khusus.

    Menurut Ahok, akan jauh lebih bijak jika pemerintah melegalkan salah satu kawasan sebagai pusat lokalisasi prostitusi. Sebab diakuinya, prostitusi tidak dapat dihilangkan dari muka bumi. Maka dari pada prostitusi tersebar di mana-mana, lebih baik dipusatkan di satu titik.
    http://news.detik.com/berita/3140560/ahok-prostitusi-ibarat-kotoran-manusia-yang-berserakan

    Ahok justru ingin kembali mengadakan lokalisasi khusus prostitusi. Dia menganalogikan lokalisasi dengan toilet. "Kamu mau buang kotoran di mana-mana itu jorok, tapi kalau ditempatkan di satu toilet kan duduknya bisa lama," ujar Ahok.
    https://m.tempo.co/read/news/2016/02/15/064744949/ahok-sulit-hapus-prostitusi-di-jakarta

    Bahkan, menurutnya akan lebih baik ada tempat lokalisasi resmi agar dapat meningkatkan pendapatan daerah DKI Jakarta.
    http://jakarta.bisnis.com/read/20160218/77/520520/ahok-saya-tidak-bisa-larang-prostitusi

    Terus terang kalau ada yang menghina2 Muslim dan memuja2 orang kafir, saya tidak respek. Biasa2 sajalah.

    “Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. “ (An Nisaa 4:138-139)

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu): sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada oarng-orang yang zalim ” (QS. Al-Maidah: 51)

    “Hai orang2 yang beriman! Janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu menjadi pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan. Dan siapa di antara kamu menjadikan mereka menjadi pemimpin, maka mereka itulah orang2 yang zalim” (At Taubah:23)

    “Hai orang2 yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang2 kafir menjadi wali (teman atau pelindung)” (An Nisaa:144)

    “Janganlah orang2 mukmin mengambil orang2 kafir jadi pemimpin, bukan orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, bukanlah dia dari (agama) Allah sedikitpun…” 

    (Ali Imran:28)

    Fans Page Ustad Abu Janda

    http://www.facebook.com/ustadabujanda

    , , ,

    Mediasangmuslim.com Jakarta - Petinggi ISIS Asal Indonesia Abu Jandal Tewas di Suriah
    #AbuJandalTewas

    Abu Jandal atau yang bernama asli Salim Mubarok At-Tamimi alias Salim Penceng, prajurit ISIS, dikabarkan telah meninggal dunia diduga di Irak beberapa waktu lalu. Dia pernah menantang panglima TNI waktu itu, Jenderal Moeldoko, dan Banser NU. Ia posting tantangannya itu di Youtube.
    Seorang warga negara Indonesia yang menjadi petinggi kelompok Islam radikal di Suriah atau ISIS bernama Abu Jandal dikabarkan tewas di Suriah.
    Belum dipastikan penyebab kematian lelaki yang sempat membuat heboh karena mengunggah video menantang Panglima TNI Moeldoko untuk berperang pada tahun 2014 itu.
    "Ibu yang bersangkutan (Abu Jandal) membenarkan bahwa putranya telah meninggal dunia di Suriah. Namun, di rumah duka tidak ada giat tahlilan," kata Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Puryanto, Rabu, 9 November 2016.
    Abu Jandal atau Salim Mubarak At Tamimi merupakan warga negara Indonesia yang tinggal di Jalan Irian Jaya Kota Pasuruan Jawa Timur. Ia memang berada di Suriah dan mendapat tempat di ISIS.
    Sejauh ini, sejak kabar kematian Abu jandal, tidak ada aktivitas apapun di kediaman keluarganya.
    "Sekarang masih lidik tidak ada aktivitas seperti yang dikabarkan seperti konferensi pers dan tahlil itu tidak ada. Sekarang masih dilidik dan masih kita pantau," ujar Kapolres Pasuruan Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Yong Ferrydjon. (one)


Top