, , , ,

    _*Turunlah bersamaku ke jalan, kawan..*_

    4 November semakin dekat dan memanas. Si kafir penista Islam itu telah menyulut api di padang rumput kering. Semua orang terbakar amarah : berikan pelajaran tegas kepada si congkak itu !

    Saya setuju denganmu sobat ! Saya setuju. Si kafir celaka itu harus mendapat pelajaran tegas ! Tidak ada khilaf antara saya dan kamu, kita sepakat soal ini, tolong digaris bawahi.

    _Tapi perkenankanlah, saya mohon duduklah satu menit saja, dan berfikirlah baik-baik :_

    1⃣ Seluruh syariat yang Allah turunkan ini, semuanya adalah untuk maslahat kita, untuk kebaikan kita semua.

    2⃣ Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menerangkan sebuah hukum, sejatinya itu adalah petuah suci Beliau kepada kita, untuk menghadapi problem, konflik, dan masalah yang kita hadapi.

    "...وخير الهدي هدي محمد صلى الله عليه و سلم..."

    "...Dan sebaik-baik petunjuk,adalah petunjuk -Nabi kita- Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.."- Maka, sudahkah kita mengingat dan meresapi itu semua ?

    3⃣ Massa dengan jumlah yang sangat banyak, jika turun ke jalan, akan susah dikendalikan, banyak kemungkinan buruk terjadi.

    ➡ Mengingat :
    - Latar belakang ilmu agama, tipikal ormas, visi misi, karakter pemimpin, karakter pribadi, dan budaya asal mereka semua berbeda-beda.

    - walaupun semua orang bergerak damai untuk satu misi : penjarakan dan hukum tegas si kafir. Tapi, kita tidak bisa menjamin ada sekelompok orang pembuat onar, yang keluar dari misi awal. Entah mereka memang Islam ekstrimis atau para penyusup bayaran yang berkopiah. Ada buktinya ? Banyak, contohnya kejadian perempuan kafir yang berjilbab, ini sering.

    - Belajar dari setiap kerusuhan, semua diawali dari sebagian orang saja, para provokator. Mereka biasanya yang menyulut percikan api. Berteriak, memaki, mendorong, melempar batu, dan seterusnya. Kalau sudah begini, aparat kalap. Self defence mereka bangkit. Akhirnya, semua tak terkendali oleh pimpinannya masing-masing. Ingat kejadian trisakti, freeport, satpul pepe ?
    Wal 'iyaadzubillah.

    - Para penyusup ini sangat mungkin sudah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis mereka. Apa tujuannya ? Membuat fitnah. Mereka memang disetting untuk itu. Masing-masing menyangka ketika pihak mereka jadi korban, maka insting langsung kepada lawan. Padahal, sangat mungkin itu dari kelompok penyusup tadi.
    - sudah dipertimbangkan, kawan ?

    4⃣ Setiap kekacauan, keributan, dan kerusuhan, semua itu dapat saja sampai pada tingkat pertumpahan darah. Padahal, engkau tau seberapa mahal darah seorang muslim ? Simak ini..

    عن عبد الله بن عمر عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال:" لزوال الدنيا أهون عند الله من قتل رجل مسلم."

    Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sungguh hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah daripada pembunuhan seorang muslim." (HR At-tirmidzi, An-nasaa-i, Ibnu Majah, Al Baihaqi. Dishahihkan oleh Syekh Al Albani dan yang lainnya)

    - Allahu Akbar ! bagaimana lagi jika korbannya dua, tiga, empat, dan seterusnya ? Bagaimana lagi jika kerusuhan berlanjut ? Menular ke tempat-tempat lain. Keamanan hilang, kerusakan dimana mana, kejahatan merebak tak tekendali, pembunuhan, penjarahan ini itu.. Wal iyaadzubillah min dzalik.

    Kita tidak sedang mengigau kawan, tapi setidaknya tengoklah kondisi timur-tengah tercinta saat ini, bagaimana awal kisah mereka ?
    Maka, Wajarlah jika para Ulama kibar sering memperingati kita soal ini. Bukan apa-apa, sejarah yang berbicara, bahwa seringkali pengerahan massa secara besar-besaran akan berakibat keburukan, bahkan berkepanjangan. 'Iyaadzan billahi minas syar.

    "...العاقل من اتعظ بغيره..."

    Pepatah mengatakan, "orang cerdas ialah yang mengambil pelajaran dari orang lain.."

    5⃣ Kawanku tercinta, memang target kita adalah si kafir hina itu. Tapi kita tidak akan berhadapan dengan dia langsung, kita berhadapan dengan pagar kuat bersenjata. Maka sungguh sangat merugi jika sampai terjadi baku hantam antar kita dengan mereka, _wal iyaadzubillah_. Padahal notabene mereka juga adalah muslim. Mereka turun di jalan karena perintah atasan.

    6⃣ Berikutnya, kita tahu bahwa ada beberapa 'Naga' besar yang bermain dibalik si kafir ini. Ia hanya bagian dari sekian langkah menuju mega proyek mereka untuk mencengkram Nusantara kita. Pertanyaannya, apakah si kafir itu memang murni terpleset menghina, atau memang bagian dari skenario panjang mereka ? Kalau memang skenario, maka sikap kaum muslimin semestinya bukan hanya spontanitas semata, karena ini bahaya. Kita terperangkap dalam jebakan mereka ! Ah sudahlah, saya tak ingin masuk ke ranah ini, terlalu rumit dan besar temanya. Saya hanya ingin kita berfikir soal sederhana saja. Turun ke jalan atau tidak. Jadi berfikirlah sekali lagi, kawan..

    mungkin itu sebagian point yang saya ingin godok matang-matang dengan kalian semua. Silahkan dipertimbangkan baik baik. Jika sudah, maka keputusan murni ditanganmu.
    Tidak lupa pula saya mengajak diri pribadi dan seluruh kaum muslimin tercinta di seluruh Tanah Air, mari kita berdo'a yang khusyuk, yang tulus, untuk kebaikan Islam dan kaum Muslimin. Terbayang, jika ada 1 juta orang, menengadah ke langit pada sepertiga malam terakhir, di waktu yang sama, mengetuk pintu-pintu Allah subhaanahu wa ta'ala. Tentara langit yang akan mengaminkan.

    Akhirul kalam, saya berdoa setulus hati, semoga Allah selalu memberikan kemenangan kepada kita semua, kepada Islam dan Kaum Muslimin. Dan selalu menjaga kita semua dari fitnah dunia dan akhirat.

    Allahu Akbar !

    ✏ Repost; Ustadz Musa Attamimi di grup sahabat taushiyyah
    Madinah, Kota Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
    02 November 2016

    , , , , , ,

    Malaikat Maut Menangis Saat Mencabut Nyawa Wanita Ini...

    Malaikat Maut pernah menangis saat mencabut nyawa seorang wanita. Kisahnya yang mengharukan dicantumkan dalam Tadzkirah oleh Imam Qurthubi.

    “Aku pernah menangis saat mencabut nyawa seorang wanita,” kata Malaikat Maut. “Saat itu ia baru saja melahirkan di padang pasir. Aku menangis saat mencabut nyawanya karena mendengar bayi tersebut menangis dan tidak ada seorang pun ada di sana.”

    Tanpa sepengetahuan Malaikat Maut, karena ia hanya ditugaskan untuk mencabut nyawa, Allah Subhanahu wa Ta’ala lantas menyelamatkan bayi itu dengan caranya hingga kemudian ia tumbuh besar dan menjadi seorang ulama yang dicintaiNya.

    Dalam riwayat lainnya diceritakan kisah yang berbeda. Malaikat Maut ditugaskan mencabut nyawa seorang wanita yang tenggelam di sungai. Yang membuatnya menangis, wanita itu memiliki dua anak yang masih kecil. Kedua anak itu tidak ditakdirkan meninggal sehingga mereka selamat sampai ke tepian, bahkan Malaikat Maut ikut membantunya menepi.

    Menyaksikan dua anak yang masih kecil tersebut, Malaikat Maut menangis karena ia harus mencabut nyawa ibunya. Mereka akan menjadi anak-anak sebatang kara.

    Tahun demi tahun berlalu, dua anak itu akhirnya tumbuh dewasa. Dan dengan izin Allah, kedua anak itu sama-sama menjadi raja di dua daerah yang berbeda.

    Kita tidak pernah tahu kapan Malaikat Maut akan datang mencabut nyawa. Satu yang pasti, tak akan ada yang mampu memajukan dan menunda kematian sesaatpun ketika Allah sudah menetapkan waktunya.

    وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

    Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. Al A’raf: 34)

    قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي ضَرًّا وَلَا نَفْعًا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ إِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

    Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah”. Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). (QS. Yunus: 49)

    وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

    Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Munafiqun: 11)

    Bahkan meskipun Malaikat Maut iba pun, hal itu takkan menunda kematian yang telah dijadwalkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’la.

    Namun, kita juga tak boleh terlalu takut dengan masa depan anak-anak dan keturunan kita. Mereka hidup, tumbuh dan besar bukanlah karena kita tetapi atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala.
    Seperti kisah di atas, bahkan ditinggal oleh orangtuanya sekalipun, Allah yang akan menjaga mereka.

    Yang justru perlu kita persiapkan dan lebih kita perhatikan adalah bekal kita menghadapi kematian.
    Siapkah kita menghadapi alam barzakh. Siapkah kita menghadapi hari kebangkita. Siapkah kita menghadapi yaumul hisab saat seluruh amal kita dibuka di hadapan seluruh makhluk.
    Sudahkah kita memikirkan, seandainya Malaikat Maut datang secara tiba-tiba kepada kita, di mana tempat tinggal kita nantinya; surga atau neraka?

    , , , , , ,

    Aturan nadzor (melihat wajah) wanita yang dilamar

    As-Syaikh Amr bin Abdul Mun’im Salim dalam bukunya Adabul Khitbah wa Az-Zifaf min Al-Kitab wa Shahih As-Sunnah menjelaskan tentang aturan nadzor (melihat wajah) wanita yang dilamar.

    Selanjutnya beliau menegaskan dua syarat bolehnya nadzor:

    Pertama, pihak laki-laki harus benar-benar memiliki niat untuk menikahinya.

    Berdasarkan hadis dari sahabat Abu Humaid Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    إِذَا خَطَبَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً، فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَنْظُرَ إِلَيْهَا إِذَا كَانَ إِنَّمَا يَنْظُرُ إِلَيْهَا لِخِطْبَةٍ، وَإِنْ كَانَتْ لَا تَعْلَم

    “Apabila kalian melamar seorang wanita, tidak ada dosa baginya untuk me-nadzor-nya, jika tujuan dia melihatnya hanya untuk dipinang. Meskipun wanita itu tidak tahu.”(HR. Ahmad 23603, At-Thabrani dalam Al-Ausath 911. Hadis ini dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani, sebagaimana keterangan beliau dalam Silsilah As-Shahihah, no. 97)

    Kedua, ada peluang untuk menikahinya

    Seperti, memungkinkan untuk diizinkan walinya, atau memungkinkkan untuk diterima pihak wanita. Jika kemungkinan besar pasti ditolak, baik oleh pihak wali atau wanita yang dinadzor maka tidak boleh tetap nekad untuk nadzor.

    Ibnul Qatthan Al-Fasi dalam Ahkam An-Nadzar mengatakan:

    لو كان خاطب المرأة عالما أنها لا تتزوجه ، وأن وليها لا يجيبه ، لم يجز له النظر ، وإن كان قد خطب [ يعني : وإن كان يطلب خِطبتها ] ؛ لأنه إنما أبيح له النظر ليكون سببا للنكاح ، فإذا كان على يقين من امتناعه ، بقي النظر على أصله من المنع

    Jika lelaki yang hendak meminang wanita mengetahui bahwa pihak wanita tidak akan bersedia nikah dengannya, atau pihak wali tidak akan mengabulkan pinanganya, maka tidak boleh dia melakukan nadzor. Meskipun dia sudah menyampaikan lamarannya. Karena dibolehkannya nadzor, hanya karena menjadi sebab untuk menikah. Jika dia yakin bahwa dia pasti ditolak, maka kembali pada hukum asal melihat wanita, yaitu dilarang. (An-Nadzar fi Ahkam An-Nadzar, hal. 391)

    Disadur dari : Adabul Khitbah wa Az-Zifaf, hal. 19
    Oleh: Ust. Ammi Nur Baits

    Artikel: muslimah.or,id

    , , , ,

    :: UNTUK KAUM ADAM YANG BERGELAR SUAMI ::

    1. Hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.

    2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)

    3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia & kau akan merasa seperti di surga.

    4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.

    5. 2 org yg tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.

    6. Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkan mu dan punya pria idaman lain di belakangmu.

    7. Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya.Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, sebab ia akan sulit sekali untuk kembali..

    8. Ajarkan anak laki-lakimu bagaimana berlaku terhadap ibunya, sehingga kelak mereka tahu bagaimana memperlakukan istrinya.

    Jadilah Makmum yg Baik untuk Keluarga... :-)

    Klik Like & Bagikan ya?...

    Semoga yg Nge-Like Status Menjadi Pribadi yg lebih Baik Lagi dan Berguna untuk Keluarga & Orang Lain..

    Aamiin.

    ,

    Ciri-ciri Sifat, Keutamaan, dan Pahala bagi Istri Sholehah Kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir seorang wanita, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan.
    Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.

    Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma meriwayatkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    الدُّنْيَا مَتاَعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ “

    Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan
    sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu:

    أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ

    “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.”

    (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pula bersabda:

    أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ.

    “Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)

    Ketika Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?”

    Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

    لِيَتَّخِذْ أَحَدُكُمْ قَلْبًا شَاكِرًا وَلِسَاناً ذَاكِرًا وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِيْنُ أَحَدَكُمْ عَلَى أَمْرِ الآخِرَةِ

    “Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat.” (HR. Ibnu Majah no. 1856, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah no. 1505) Cukuplah kemuliaan dan keutamaan bagi wanita shalihah dengan anjuran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi lelaki yang ingin menikah untuk mengutamakannya dari yang selainnya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ ِلأََرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا. فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

    “Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)
    Lalu, bagaimanakah ciri-ciri wanita solehah itu? Dan Apa keutamaan yang di miliki oleh seorang wanita solehah?Nah, dalam ulasan ini saya tidak akan menceritakan secara rinci tentang apa saja ciri-ciri yang dimiliki oleh seorang wanita yang solehah. Namun dalam tulisan tentang ciri-ciri dan keutamaan wanita solehah ini, saya akan sampaikan mengenai pahala, manfa’at ataupun keutamaan-keutamaan bagi wanita yang solehah.

    ~ SIFAT ISTRI SHOLEHAH:
    1. Penuh kasih sayang selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)

    2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.

    3. Menjaga rahasia-rahasia suami lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)

    4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

    5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026) 6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907) 7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436 ~ KEUTAMAAN & PAHALA BAGI ISTRI SHOLEHAH 1. Satu orang wanita yang solehah lebih baik daripada 70 orang wali atau laki-laki yang sholeh. 2. Satu orang wanita yang jahat akhlaqnya, lebih buruk daripada 1000 orang laki-laki yang juga jahat akhlaqnya. 3. Dua raka’at sholatnya wanita yang sedang hamil, lebih baik daripada 80 raka’at sholatnya wanita yang tidak hamil. 4. Apabila seorang suami pulang kerumah dalam keadaan gelisah dan tidak tentram, kemudian sang istri menghiburnya, maka ia akan mendapatkan setengah dari pahala jihad. 5. Wanita yang hamil sampai ia melahirkan anak, maka Allah Swt. akan memberikan pahala kepadanya bagaikan pahala berpuasa di siang hari dan sholat sepanjang malam. 6. Seorang wanita yang meninggal dunia pada masa 40 hari setelah ia melahirkan anak, maka ia akan mendapatkan pahala syahid. 7. Jika seorang anak menangis pada malam hari dan ibunya tidak memarahinya, dan bahkan membujuknya, maka ibu itu akan mendapat pahala ibadah. 8. Seorang wanita yang melahirkan akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat sunnat dan puasa, dan setiap kesakitan yang di alaminya ketika melahirkan akan mendapat pahala haji yang mabrur. 9. Seorang wanita yang tidak dapat tidur pada malam hari karena mengurus anaknya yang sakit atau demam, maka Allah Swt. akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala memerdekakan 20 orang hamba sahaya. 10. Wanita yang tidak dapat tidur pada waktu malam karena menyusui anaknya, Allah Swt. akan mengampuni dosa-dosanya dan di beri pahala 12 tahun ibadah. Itulah beberapa pahala dan keutamaan menjadi wanita yang solehah. 11. Wahai wanita, jika suami minum air yang disediakan istrinya maka hal itu lebih baik dari puasa 1 tahun. 12. Jika istri menyediakan makan dan suami memakannya, maka hal tersebut lebih baik dari mengerjakan haji/umrah. 13. Junub istri karena melayani suami lebih baik dari qurban 1000 kambing. 14.Tidak akan putus pahala istri yang siang malam menggembirakan suami. 15. Wanita yang menjaga kehormatannya dan taat pada suami maka dapat masuk pintu syurga dari arah yang disukainya. 16. Wanita yang dapat memelihara anak dengan baik dapat menjadikannya benteng dari neraka. 17.Jika wanita memandang yang baik dan harmonis kepada suami hal tersebut sama dengan dzikir. 18.Hamil istri adalah syahid dan khidmat dan suaminya adalah jihad. Jadilah istri sholehah untuk bekal akhirat nanti, karena janji Allah tidak pernah bohong. Semoga artikel singkat ini dapat memotivasi para wanita bangsa ini untuk menjadi wanita yang solehah. Karena kebaikan suatu bangsa terletak pada moral dan prilaku para wanitanya.
    “Wallahu A’lam Bish Showab”
    ~semoga bermanfaat

    , , , , ,

    Every Woman is Wonderful✌
    👸Karena isteri, rezekimu bertambah.
    👸Karena isteri, maka lahirlah zuriatmu.
    👸Karena isteri, maka, pakaian mu terjaga.
    👸Karena isteri, tenang hati mu.
    👸Karena isteri, lembut pandangan mata mu.
    👸Karena isteri adalah satu2nya manusia yang boleh melihat cacat cela mu yang tersembunyi dari pandangan mata mu dan masih menerimamu seadanya.
    👸Janganlah sakiti hati mereka, ingatlah setiap pengorbanan mereka,
    👸Walaupun kecil di mata mu, tapi besar bagi dirinya.
    👸Setiap peluh yang menitik, krn bekerja untuk keluarganya,
    👸Setiap airmata yang menetes untuk anak-anak dan suaminya adalah salah satu tanda,
    👸Dia isteri yang terbaik buat anda wahai yang bergelar suami.
    👸Renungan sepintas lalu. Mengapa WANITA sering menangis?
    👸Jawab Allah :
    Karena WANITA itu unik.
    👸Aku ciptakan ia sebagai makhluk istimewa.
    👸KU kuatkan bahunya utk menjaga anak2nya,
    👸KU lembutkan hatinya utk memberi rasa aman,
    👸KU kuatkan rahimnya utk menyimpan benih manusia,
    👸KU teguhkan peribadinya utk terus berjuang saat yg lain
    menyerah,
    👸KU beri dia naluri utk tetap menyayangi, walau dikhianati oleh pasangannya.
    👸Walau disakiti oleh orang yg disayangi.
    WANITA makhluk kuat.
    👸Tapi jika suatu saat dia menangis, itu karena KU beri air mata utk membasuh luka batin & memberi kekuatan baru.
    🍁WANITA sangatlah istimewa......

    Kirimkan kpd WANITA yg kamu sayangi......
    🌴Kirimkan juga kpd lelaki agar mereka menghargai WANITA dan agar tau bahwa WANITA.....ciptaan yg istimewa........
    ➡Wajah IBU paling→ cantik
    ➡Masakan IBU paling→ sedap
    ➡Kata IBU paling→ beharga.
    ➡Doa IBU paling→makbul
    ➡ Restu IBU paling di berkati:
    🌺IBU SANGAT SEMPURNA DI MATA KITA ☺😔😭

    ✅Sebarkan👆ilmu yng kamu baca ini..
    🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃
    Ya Tuhanku...
    Jadikanlah....
    💋Wanita yg membaca ini
    💋wanita pilihanMu
    💋wanita yg cantik, kuat & sabar...

    🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃
    💋Sayangilah dia serta kasihanilah dia.
    💋Tolong bantu tingkat kan kehidupannya, mudahkan rezekinya, sehatkan badannya.

    🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃

    Copas kawan WA


Top